0

sebuah karya elfaqir

SEHARI TANPA DOSA



“Ya Allah !!!” seru Arif.

“Selamatkan aku, Ya Allah !” seru Arif dalam langkahnya.

…………..

Siang yang panas dan naas itu, Arif berlari kencang menghindari kejaran dari para warga yang berlari sambil berteriak lantang. Arif hampir putus asa berlari ketika merasa-kan sendi-sendi kakinya mulai tidak berfungsi dengan selayaknya, karena sudah hampir tiga jam ia berlari untuk berusaha keluar dari kampungnya tanpa berhenti. Tapi Arif masih terus berlari dengan payah. Sampai akhirnya Arif melihat sebuah bangunan yang belum selesai pembangunannya dari jauh dan menurutnya cocok untuk tempat beristirahat. Arif mempercepat larinya mendekati bangunan itu.

“Ya Allah, aku mohon Ya Allah !!!” seru Arif seraya terus berlari meregang ke-ringat yang merembes keluar dengan bergerombolan dari kulitnya.

Jarak Arif dengan bangunan itu sudah semakin dekat. Arif memperlambat langkahnya. Dia yakin bahwa dia bisa menjangkau bangunan itu. Namun tanpa diduga tiba-tiba Arif melihat sekelebat bayangan putih berjalan cepat ke arahnya dari depannya. Arif benar-benar memperlambat langkahnya dan berusaha untuk berhenti, namun sisa-sisa tenaganya masih memberi Arif kekuatan untuk terus berlari.

Dikirim pada 30 Juni 2009 di Ruang Ekspresi







Kalau kita mempelajari sejarah Islam maka akan terlihat semangat orang-orang Islam terdahulu dalam mencari ilmu, mereka belajar dari orang-orang Syiria, dengan orang-orang Persia, dengan orang-orang India, dengan orang-orang Mesir kuno, juga dengan orang-orang Yunani dan lain sebagainya. Dengan demikian maka mereka telah banyak mengumpuylkan ilmu dari berbagai daerah seperti diatas. Malahan oleh khalifah Harun dari daulah Abbasiyah dan kemudian oleh khalifah Makmun, diperintahkan agar buku-buku yang ditulis dalam bahasa asing pada waktu itu disalin dan diterjemahkan kedalam bahasa Arab. Hal ini dimaksudkan agar ilmu-ilmu yang pada waktu itu sudah dikembangkan diberbagai bagian dunia oleh berbagai bangsa itu dapat dikumpulkan untuk dipelajari dan dikuasai oleh orang-orang Islam.

Maka sejak itulah mulai bermunculan ilmuwan-ilmuwan Islam yang terkenal secara Internasional dan diakui karya-karyanya oleh seluruh dunia hingga kini, seperti :

Dikirim pada 30 Juni 2009 di wawasan

MA`RIFATULLAH

Sumber Kekuatan dan Ketentraman Bathin





Ma`rifatullah ialah melihat dan mengenal Allah dengan mata hati bukan dengan mata kepala.

Sebenarnya ruh-ruh kita dahulu sebelum menyatu dengan jasad telah menghadap Allah untuk syuhud (menyaksikan keesaan Allah SWT), bukti bekas syuhud inilah yang kemudian menjadi fitrah atau yang sekarang dikenal dengan istilah God Spot , sehingga setiap manusia didalam jiwanya terdapat kecenderungan mencari Tuhannya. Jadi sesungguhnya bukanlah hal yang sulit untuk mengenal Allah SWT jika ternyata ruh-ruh kita sudah pernah syuhud lebih dulu kepada-Nya, apalagi bila kita bisa menghayati bahwa diri kita ini merupakan tajalli sifat-sifat Allah SWT, ditambah lagi semua keberadaan ciptaan Allah SWT yang tak terhitung disekeliling kita, tentu kita akan mudah mengenal siapa yang menciptakan ini semua. Hanya saja dibutuhkan hati yang bersih dan tunduk untuk dapat mengenal-Nya.

Dikirim pada 25 Juni 2009 di wawasan






Sahabat-sahabat sekalian, jika kita mengkaji literatur-literatur sejarah Islam, khususnya masa dimana Nabi Muhammad masih hidup. bahwa beliau dengan pertolongan Allah SWT dapat sukses merubah masyarakatnya yang jahiliah menjadi masyarakat yang taat, mulia, dan berpegang kuat pada ajaran-ajaran Islam. Maka setidaknya ada dua faktor yang membentuk kondisi tersebut; yakni : Pertama, ajaran Islam yang diajarkan secara bertahap, mendalam, dan toleran. Kedua, pribadi Rasulullah saw yang benar-benar menjadi suri tauladan mengagumkan bagi ummatnya.

Dikirim pada 25 Juni 2009 di Opini
Awal « 1 2 » Akhir


connect with ABATASA